Trend pelangsingan sedot lemak, hal ini sudah menjadi alternatif bagi banyak orang untuk mendapatkan tubuh langsing dalam waktu singkat. Banyak klinik kecantikan bertaraf internasional yang memberikan layanan sedot lemak atau liposuction. Salah satu hal yang menyebabkan banyak orang untuk memilih treatment langsing ini adalah karena langsing dianggap bisa memberikan percaya diri. Tentu saja hampir semua wanita ingin langsing atau memiliki tubuh yang sexy. Kita bisa saja memilih menjalani diet, namun cara ini membuatuhkan kerja keras dan tentunya waktu yang lebih lama. Berbeda dengan sedot lemak yang bisa memberikan hasil lebih cepat.
manfaat dan efek samping treatment pelangsingan sedot lemak
                                         gambar diambil dari fortesmd.com
 
Trend pelangsingan sedot lemak di Indonesia sudah mulai menjamur dan banyak wanita yang memanfaatkan treatment ini untuk mendapatkan tubuh sexy. Tapi, sekalipun banyak orang yang memilih cara ini untuk langsing, kita harus mempertimbangkan baik buruk treatment satu ini. Liposuction harus dilakukan oleh dokter ahli sehingga bisa memberikan hasil terbaik dan tidak berbahaya.

Apa itu sedot lemak?

Liposuction atau sedot lemak adalah suatu tindakan medis yang digunakan untuk melangsingkan tubuh dengan cara membuang lemak melalui bedah. Sekalipun cara ini sering dianggap sangat menakutkan, namun dengan penanganan dokter yang tepat, teknik ini bisa memberikan hasil terbaik dan tidak menyakitkan. Prosedur pembedahan untuk membuang tumpukan lemak ini dilakukan menggunakan kanul vacuum suction untuk membuang lemak dibawah kulit. Trend pelangsingan sedot lemak ini ternyata banyak dilakukan di Amerika Serikat, terbukti bahwa jumlah orang yang melakukan liposuction setiap tahunnya sekitar 324.000 orang. 
Prinsip dilakukan sedot lemak adalah dengan menggunakan kanul kemudian dengan membuat tunnel-tunnel, diseksi basah dan rongga pada lemak bagian dalam. Beberapa bagian tubuh yang sering menjadi objek sedot lemak diantaranya leher, lengan, perut, pinggang, punggung, paha maupun dada. Sebelum melakukan tindaka medis sedot lemak, dokter akan memeriksa kondisi kita terlebih dulu. Tindakan ini harus dilakukan saat kondisi tubuh kita sehat dan tidak mengalami masalah kesehatan. Sedot lemak bagi penderita jantung, ginjal maupun diabetes harus berada dibawah penanganan dokter sebelum benar-benar dilakukan tindakan sedot lemak.

Manfaat sedot lemak

Trend pelangsingan sedot lemak membuat tubuh kita langsing dalam waktu singkat. Tindakan untuk membuang lemak memiliki banyak manfaat disamping untuk mendapatkan tubuh langsing. Dibawah ini adalah beberapa manfaat sedot lemak yang bisa kita dapatkan.
1. Mengatasi obesitas
Sedot lemak sangat baik untuk mengatasi masalah obesitas dalam waktu singkat. Tindakan medis ini mengurangi timbunan lemak pada bagian tubuh penderita obesitas. Obesitas adalah masalah kesehatan yang bisa menimbulkan jantung, hipertensi dan diabetes. Dengan mengurangi lemak pada bagian-bagian tubuh maka hal ini membantu mengurangi risiko penyakit berbahaya lainnya bagi penderita obesitas.
2. Mencegah penyakit jantung
Jika kadar lemak dalam darah semakin banyak, hal ini menyebabkan masalah jantung. Penyakit jantung juga bisa disebabkan oleh obesitas, dengan menurunkan berat badan, lemak dalam tubuh berkurang dan ini bisa menghindarkan kita dari obesitas.
3. Menurunkan angka kematian
Trend pelangsingan dengan sedot lemak bisa membantu penderita obesitas untuk mencegah risiko yang mungkin bisa terjadi seperti halnya kematian. Tindakan sedot lemak dilakukan oleh dokter yang sudah ahli, sehingga risiko tindakan ini sangat kecil, namun bisa membantu menurunkan angka kematian dan menurunkan berbagai penyakit yang disebabkan oleh obesitas. 
Efek samping sedot lemak
1. Terjadi infeksi
Setelah sedot lemak, kita bisa saja mengalami infeksi jika alat yang digunakan tidak steril. Bisa juga infeksi ini terjadi karena kesalahan penanganan dokter atau tim medis. Infeksi yang tidak segera ditangani bisa berbahaya dan mengancam nyawa kita.
2. Terjadi emboli lemak
Trend pelangsingan liposuction ini bisa menyebabkan terjadinya emboli lemak yaitu terjadinya pelepasan potongan lemak. Lemak yang terpotong dan lepas tersebut terbawa oleh darah yang mengalir pada pembuluh darah. Jika hal ini terjadi maka bisa membahayakan kita dan bisa menimbulkan kematian.
3. Menggangu kerja ginjal
Cairan lemak yang dikeluarkan bisa menyebabkan masalah pada ginjal, jika hal ini tidak segera di atasi maka bisa menimbulkan kematian.
4. Menimbulkan kulit bergelombang
Sedot lemak bisa menyebabkan terjadinya kulit bergelombang, mengerut dan kendur. Sedot lemak memang bisa membuat langsing dengan cepat, namun tindaka medis ini bisa menyebabkan kulit rusak dan menimbulkan bintik hitam. 
Untuk mendapatkan hasil terbaik dari sedot lemak ini, maka kita harus menjalani hidup sehat. Selain itu, tindakan sedot lemak bisa memberikan hasil permanen jika dibarengi dengan konsumsi makanan sehat dan kaya serat.
Bagaimana, apakah Anda berminat untuk memilih trend pelangsingan dengan sedot lemak? Sebelum melakukan treatment ini, sebaiknya kita mempertimbangkan baik buruk sedot lemak.