Penyebab-Penyebab Jerawat

Seperti yang pernah dikatakan oleh Kligman (peneliti penyakit jerawat internasional) “Tak ada seorangpun di dunia tanpa jerawat di tubuhnya” Bener banget kan! Nggak mungkin ada orang di dunia ini yang nggak pernah berjerawat, termasuk kita Ladies 😉 Mengenai kadarnya tergantung dari makanan dan kadar hormon seseorang, tapi pasti banget… manusia itu pernah berjerawat.

Ada kalanya kita suka ngedumel, menggerutu kalau makhluk kecil yang menyebalkan itu datang ke wajah kita. Kita suka menggerutu, “duh, ini kenapa ada jerawat sih?”, “Kok bisa sih muka gue jerawatan?” dan lain sebagainya. Bahkan mungkin kita juga penasaran bagaimana bisa sih jerawat itu nangkring di wajah kita, apa ya penyebabnya??

Nah, dalam postingan saya kali ini akan dibahas apa saja penyebab timbulnya jerawat. Semoga bisa mengatasi rasa penasaran para Ladies mengenai makhluk imut nan menyebalkan ini ya.. hehe 😉

1. Hereditas alias keturunan

Ini penyebab utama untuk memastikan seseorang akan berjerawat. Biasanya kalau anak-anak yang mudah berjerawat apalagi kalau jerawatnya banyak, lihat deh orang tua atau saudaranya. Pasti memiliki jerawat yang sama. Ini juga berkaitan dengan jenis kulit yang diturunkan. Yang mempunyai nenek moyang kulit berminyak, secara otomatis keturunan-keturunannya (bahkan sampai keturunan ketujuh! 😉 ) akan mempunyai kulit berminyak juga. Nah, kulit berminyak ini sangat rentan terhadap jerawat, karena kulit berminyak menyebabkan wajah merespon terlalu cepat terhadap bakteri dan peradangan. Selain itu minyak dapat menutup pori-pori wajah yang nantinya berpotensi mudah mendatangkan bakteri penyebab jerawat. Kalau sebab nomor satu ini ya, kehendak Tuhan dan garis nasib yah Ladies, jadi harus sabar dan ikhlas terima nasib.. 😉

2. Kadar Hormon

Ini juga merupakan pemicu jerawat. Coba deh Ladies bandingin, ABG sama ibu-ibu, mana yang kulit wajahnya lebih sering berjerawat? Pasti mayoritas dialami ABG kan. Nah, itu karena hormon para ABG sedang tinggi-tingginya dan sedang deras-derasnya. Hormon yang tinggi adalah salah satu penyebab jerawat. Kalau tersandung dengan kasus ini, ada baiknya menghubungi dokter kulit ahli untuk diberikan obat hormon.

3. Stres

Setiap hari orang itu pasti mengalami stres, karena setiap hari orang itu dituntut untuk membuat keputusan agar hidupnya tetap berjalan dengan semestinya. Nah, proses pengambilan keputusan ini pastinya akan memicu stres.

Stres sih boleh saja, bahkan perlu malah. Agar seseorang dapat belajar dari kondisinya untuk mendapatkan solusi ke arah kondisi yang lebih baik. Tapi jangan diikutin stresnya Ladies. Hadapi aja stres dengan sabar dan santai. Inget! Semua masalah pasti ada jalan keluarnya, asalkan kita serius dan berani menghadapinya dengan tawakal. Kenapa nggak boleh diikutin? Ya, karena stres berlebih itu dapat memicu tumbuhnya jerawat. Udah stres, nambah jerawat pula, nggak abis-abis deh stresnya. Hihi…

Stres yang berlebih dapat menimbulkan jerawat dan memperparah jerawat yang sudah ada. Oleh karena itu, dont worry be happy ya Ladies 😉

4. Makanan dan Minuman

Seperti yang sudah dibahas di posting-posting sebelumnya. Makanan yang memicu jerawat adalah makanan berlemak, memiliki kadar gula atau kadar keasaman yang tinggi. Hal itu dikarenakan makanan berlemak dapat memicu terganggunya kadar hormon. Nah, makanan yang tidak netral dapat memicu abnormalitas kadar hormon, kadar gula, dan kadar keasaman tubuh, sehingga dapat memicu tumbuh dan berkembangnya jerawat. Minuman yang patut dihindari adalah minuman berkafein dan minuman bersoda juga minuman-minuman beralkohol. Karena minuman-minuman dengan jenis tadi juga memicu abnormalitas poin-poin kenetralan tubuh di atas. Untuk menetralisasi apabila terpaksa mengkonsumsi makanan dan minuman jenis ini adalah dengan memperbanyak minum air putih.